Kata komunikasi atau communication dalam bahasa inggris berasal dari bahasa latin, communis yang berarti sama, communicio, communication atau communicare yang berarti membuat sama (to make common) (Mulyana, 2005: 41).
Menurut Effendy, komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan, maupun tak langsung melalui media (Effendy, 2006: 5).
Menurut Carl I. Hovland “Komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikate).”
Sedangkan, menurut Bernard Berelson dan Gary A. Steiner, “Komunikasi: transmisi, gagasan, emosi, keterampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, figur, grafik, dan sebagainya. Tindakan atau proses itulah yang biasanya disebut komunikasi (Mulyana, 2005:62).”
Menurut Harold D. Laswell, sebagaimana dikutip dalam (Mulyana, 2005:62) cara yang baik untuk menggambarkan komunikasi adalah dengan menjawab pertanyaan berikut: Who Says What In Which Channel to Whom With What Effects? (siapa mengatakan apa dengan saluran apa kepada siapa dengan efek bagaimana?).
Definisi sebagaimana dikemukakan di atas, tentu belum mewakili semua definisi yang telah dibuat oleh para ahli. Namun, paling tidak kita telah memperoleh gambaran tentang apa yang dimaksud komunikasi, sebagaimana yang diungkapkan oleh Shannon dan Weaver (1949), bahwa komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak sengaja dan tidak terbatas pada bentuk komunikasi verbal tapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan dan teknologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar