Jumat, 05 November 2010

Karakteristik Komunikasi Massa


Komunikasi massa merupakan salah satu konteks komunikasi yang mempunyai banyak pengertian atau definisi dari para ahli komunikasi. Definisi-definisi tersebut secara prinsip mengandung suatu makna yang sama, bahkan antara satu definisi dengan definisi lainnya dapat dianggap saling melengkapi. Melalui definisi itu pula kita dapat mengetahui karakteristik komunikasi massa.
Menurut Ardianto dan Komala (2006:7) karakteristik komunikasi massa adalah sebagai berikut:
a.         Komunikator Terlembagakan
Ciri komunikasi yang pertama adalah komunikatornya. Dengan mengingat kembali pendapat Wright, bahwa komunikasi massa melibatkan lembaga dan komunikatornya bergerak dalam organisasi yang kompleks, maka proses penyusunan pesan oleh komunikator sampai pesan itu diterima oleh komunikan, harus melewati proses penyeleksian media massa dahulu.
b.   Pesan Bersifat Umum
Komunikasi massa bersifat terbuka, artinya komunikasi ditujukan untuk semua orang dan tidak ditujukan untuk sekelompok orang tertentu. Oleh karena itu, pesan komunikasi massa juga bersifata umum. Pesan komunikasi massa berupa fakta, peristiwa atau opini.
c.   Komunikannya Anonim dan Haterogen
Komunikan pada komunikasi massa bersifat anonim dan heterogen. Dalam komunikasi massa komunikator tidak mengenal secara langsung komunikannya (anonim), karena komunikasinya menggunakan media dan tidak tatap muka. Disamping anonim, komunikan komunikasi massa adalah heterogen, karena terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang berbeda.
d.   Media Massa Menimbulkan Keserempakan
Kelebihan komunikasi massa dengan komunikasi massa yang lain adalah jumlah sasaran khalayak atau komunikan yang dicapai relatif banyak dan tidak terbatas. Bahkan lebih dari itu, komunikan yang banyak tersebut secara serempak pada waktu yang bersamaan memeperoleh pesan yang sama pula.
e.   Komunikasi Mengutamakan Isi Ketimbang Hubungan
Setiap komunikasi melihat unsure isi dan unsure hubungan. Pada komunikasi antar pesona, unsure hubungan sangat penting, tetapi tidak untuk komunikasi massa. Dalam komunikasi massa, yang terpenting adalah unsur isi, karena pesan harus disusun sedemikian rupa berdasarkan system tertentu dan disesuaikan dengan karakteristik media massa yang akan digunakan.
f.    Komunikasi Bersifat Satu Arah
Ciri komuniakasi ini merupakan kelemahan komunikasi massa. Komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa, karenanya, komunikator dan komunikannya tidak dapat melakukan kontak langsung. Komunikator aktif menyampaikan pesan, komunikan pun aktif menerima pesan, namun diantara keduanya tidaka dapat melakukan dialog. Dengan demikian, komunikasi massa itu bersifat satu arah.
g.   Stimuli Alat Indera Terbatas
Ciri ini juga merupakan salah satu kelemahan komunikasi massa. Pada surat kabar dan majalah, pembaca hanya melihat dan pada radio siaran dan rekaman auditif khalayak hanya mendengar, sedangkan pada media televisi dan film, khalayak hanuya menggunakan indera penglihatan dan pendengaran.
h.   Umpan Balik Tertunda (delayed)
Komponen umpan balik merupakan komponen penting dalam bentuk komunikasi manapun. Efektifitas komunikasi seringkali terlihat dari umpan balik yang disampaikan oleh komunikan. Namun, umpan balik pada komunikasi massa berbeda dengan komunikasi antarpesona, karena komunikasi massa bersifat satu arah maka umpan balik pun menjadi tertunda, berbeda dengan komunikasi antarpesona yang melakukan proses komunikasi secara langsung, maka umpan balik dapat dilihat juga secara langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar